Tips Menghindari Stres dan Khawatir Terhadap Pekerjaan Selama Liburan

Read Time:2 Minute, 30 Second

petdir.us, Jakarta – Liburan seharusnya menjadi saat-saat menyenangkan bersama keluarga, namun kekhawatiran terkait pekerjaan seringkali muncul dan menakutkan.

Di dunia saat ini, teknologi telah mempermudah akses terhadap pekerjaan, sehingga semakin sulit untuk menetapkan batasan tegas dalam kehidupan kerja.

“Kebiasaan sederhana ini, seperti memeriksa pesan atau membuka email kantor, benar-benar dapat merusak liburan Anda,” kata Dawna Ballard, PhD, profesor komunikasi di University of Texas dan penulis Work Pressures: New Agendas in Communication. CUKUP.

Studi menunjukkan bahwa liburan dapat mencegah stres, kelelahan, dan kelelahan, serta membuat Anda lebih produktif dalam jangka panjang. Oleh karena itu, menetapkan batasan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan selama liburan adalah kunci untuk mendapatkan manfaat dari liburan dan menghabiskan waktu bersama keluarga.

“Apapun alasannya, liburan adalah waktu istirahat dan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Nikmati liburan Anda daripada berfokus pada pekerjaan yang akan datang,” kata Ballard.

Anda berhak menikmati waktu luang Anda tanpa rasa khawatir atau rasa bersalah. Namun, membiarkan otak Anda rileks tanpa mengkhawatirkan pekerjaan sering kali lebih mudah diucapkan daripada dilakukan.

Seperti dilansir Self pada Sabtu, 6 April 2024 Berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan agar terhindar dari stres dan kecemasan di tempat kerja saat liburan.

Tidak mungkin meninggalkan pekerjaan sepenuhnya saat sedang berlibur. Ditambah lagi, setiap kali ponsel Anda berdering, muncul notifikasi tentang pekerjaan Anda.

Natalie Christine Dattilo, seorang profesor psikologi di Harvard Medical School, menyarankan untuk menghentikan sementara serangan spam dan email dengan menyembunyikan informasi sampai Anda selesai liburan.

“Lebih baik tinggalkan informasinya karena biasanya kita tidak berencana membagi pikiran seperti itu karena dapat menyebabkan kelelahan dan berkurangnya energi dalam tubuh,” kata Dattilo.

Menurut Ballard, media sosial dan media sosial dirancang untuk membuat ketagihan sehingga Anda terus membuka dan memeriksanya. “Itulah mengapa sangat penting untuk menetapkan batasan sehingga Anda tidak terus-menerus mengganggu diri sendiri,” tambah Ballard.

Kebanyakan dari kita tidak bisa sepenuhnya mengabaikan teknologi, dan tidak menggunakan teknologi dapat menimbulkan risiko keselamatan pribadi, terutama saat bepergian sendirian.

“Cara terbaik untuk berhenti memikirkan pekerjaan adalah dengan berhenti memikirkan pekerjaan,” kata Ballard.

Oleh karena itu, Ballard menyarankan untuk tidak selalu fokus pada ponsel atau laptop Anda dan cobalah menikmati apa yang ada di sekitar Anda.

“Anda bisa mencoba meninggalkan ponsel di kamar hotel selama beberapa jam sambil bersantai di tepi kolam renang bersama teman atau keluarga,” ujarnya.

Menjauh dari ponsel dan laptop untuk menikmati waktu bisa menjadi penyegaran nyata. Meskipun jaraknya hanya satu atau dua jam dari perangkat Anda, ini dapat membantu Anda lebih menghargai lingkungan sekitar.

Tak ada salahnya sesekali mengecek ponsel saat liburan. Jika Anda tidak dapat meninggalkan perangkat, coba gunakan ponsel atau laptop Anda dalam mode Jangan Ganggu.

“Bisa saja memblokir sementara data dan pesan masuk, namun tetap memperbolehkan ponsel penting orang lain,” kata Dattilo.

Kemudian Dattilo mengatakan, luangkan waktu untuk bekerja dan menanggapi hal-hal penting satu kali sehari. “Paling tidak hanya 30 menit saja, maksimal,” ucapnya.

Dattilo juga menyarankan untuk istirahat jika Anda membutuhkan pengendalian diri. “Setengah jam seharusnya cukup untuk membuka pesan dan menanggapi pesan yang sangat penting, jika lebih lama dari itu, Anda kembali bekerja,” kata Dattilo.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Kurikulum Merdeka Resmi Berlaku Nasional, Ada Masa Transisi
Next post Atasi Ketiak Basah dan Bau Tak Sedap dengan 5 Tips Ini