Mengupas Anggaran Subsidi Energi 2024 Capai Rp189,1 Triliun, Berikut Rinciannya

Read Time:1 Minute, 37 Second

JAKARTA – PT Pertamina (Persero) menyatakan siap menunaikan tugas Pemerintah dalam penyaluran energi tahun 2024 untuk membantu mencapai tujuan tersebut. Melalui PT Pertamina Patra Niaga sebagai Subholding Commercial & Trading, BUMN Holding Migas (Migas) memastikan penyaluran energi bersubsidi dapat menjangkau masyarakat kurang mampu di seluruh pelosok tanah air dengan harga terjangkau.

Sebagai informasi, pada tahun 2024, Pertamina bertanggung jawab atas pendistribusian bahan bakar yang tersedia untuk bahan bakar minyak jenis lain (JBT), minyak tanah dengan porsi 0,5 juta kilo liter (KL), solar JBT dengan porsi 17,8 juta KL, dan 3. Tabung LPG Kg i8,03 juta metrik ton (MT).

Besaran kuota JBT untuk solar dan minyak tanah berdasarkan Headline Laporan BPH Migas No. 89/P3JBT/BPH MIGAS/KOM/2023, sedangkan sektor LPG berdasarkan Keputusan Menteri ESDM No.446.K/MG.05/DJM/2023. Untuk melaksanakan Subsidi Energi, Pemerintah dan Pertamina menandatangani Kontrak Subsidi Energi Tahun 2024.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan RI Isa Rachmatarwata mengatakan seluruh pemerintah telah menyediakan anggaran energi tahun 2024 sebesar Rp 189,1 triliun yang mencakup subsidi bahan bakar minyak jenis lain (JBT), tabung elpiji 3 kg, dan listrik. . . .

Dari jumlah tersebut, Rp25,8 triliun dialokasikan untuk subsidi JBT dan Rp87,4 triliun dialokasikan untuk subsidi tabung LPG 3 Kg.

“Ini bukan jumlah yang sedikit dan kami ingin memastikan ini sampai ke pihak-pihak yang tepat. Artinya, yang berhak menerima subsidi adalah mereka yang seharusnya benar-benar mendapatkan barang-barang yang disubsidi itu,” kata Yesus yang hadir. . acara penandatanganan 2024. Kontrak subsidi energi di Jakarta, China (14/3/2024).

Menurutnya, subsidi listrik merupakan komitmen Pemerintah untuk melindungi daya beli masyarakat dan mensukseskan usaha kecil yang akan bermuara pada pertumbuhan perekonomian negara.

“Bantuan selalu penting bagi negara kita, karena dengan bantuan pemerintah bisa hadir langsung di masyarakat dan membantu masyarakat menghadapi perubahan harga, ketersediaan barang, dan lain-lain,” tambah Isa.

Melalui Kontrak Subsidi Energi 2024, Pemerintah mengajak Pertamina untuk memperbaiki tata kelola dan memastikan kelompok masyarakat terkait menerima subsidi energi.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post PB PASI Kirim 30 Atlet Berlatih ke Jamaika
Next post Pertamina EP Sangatta Field Berhasil Capai Produksi Minyak Harian Tertinggi Sejak 1987