Mendag Sentil Pengusaha Curang, Usahanya Nggak akan Maju

Read Time:1 Minute, 20 Second

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengingatkan para pengusaha untuk terus meningkatkan produk dan layanan demi kepuasan pelanggan. Secara teori, Zulhas mengatakan, jika produk atau jasa membaik, berkorelasi dengan tingkat kepuasan konsumen.

“Kalau pengusaha berbuat curang maka tidak akan maju. Semakin bagus produknya, semakin baik kualitasnya, semakin baik pula pelayanannya, semakin tinggi kepuasan pelanggannya, maka semakin maju pula usahanya,” kata Zulhas saat menghadiri acara World Summit. Perayaan Hari Konsumen Nasional (Harkonas) 2024 bertema Konsumen Cerdas Kritis Bertransaksi di Auditorium Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Rabu (24/4/2024).

Zulhas mengatakan, hal tersebut juga dilakukan oleh pelaku usaha dari negara dengan jumlah eksportir terbesar. Karena kepuasan pelanggan menentukan kesuksesan bisnis.

Oleh karena itu, jika pelayanan produk tersebut sengaja merugikan konsumen, biasanya tidak akan bertahan lama, ujarnya.

Zulhas mencontohkan kesimpulan Kementerian Perdagangan terkait oknum perusahaan pemilik SPBN yang menipu meter pengisian bahan bakar minyak (BBM). Akibat tindakan tersebut, Kementerian Perdagangan menutup pengoperasian SPBU tersebut.

“Ada SPBU yang mengecilkan ukurannya, isi jadi 30 liter, 25 liter sudah ada angka 30 padahal hanya berisi 25 liter. Itu seperti mematikan usaha sendiri karena cepat atau lambat orang akan mengetahuinya,” dia berkata.

Untuk itu, Zulhas meminta para pelaku usaha bersaing memberikan pelayanan dan produk berkualitas kepada konsumen. Sebab jika produk tidak memenuhi standar maka konsumen akan cepat meninggalkannya.

“Tidak menghormati timbangan atau SNI, kalau masyarakat tidak membeli sesuai SNI maka produk cepat rusak, jika bangunan tidak memenuhi standar maka umur manfaatnya juga pendek. Tentu saja, yang akan memberikan citra buruk bagi para pengusaha, saya berharap para pengusaha berlomba-lomba memberikan pelayanan dan produk yang sesuai standar untuk melanggengkan usahanya memajukan usahanya,” ujarnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Hyundai Ramaikan Pasar Bus Listrik Indonesia
Next post Oxford United Pastikan Tiket ke Partai Playoff Menuju Divisi Championship