Layanan OTT Harus Diatur Ketat

Read Time:1 Minute, 50 Second

petdir.us Tekno – Keuntungan layanan OTT (over the top), atau layanan streaming yang menyiarkan konten melalui Internet, selama 11 tahun terakhir melampaui pendapatan operator telekomunikasi di Indonesia. Hal tersebut diungkapkan Sigit Puspito Vigati Jarot, Ketua Divisi Infrastruktur Telematika Nasional Asosiasi Telematika Indonesia (MASTEL). Berdasarkan data yang dipaparkannya, pendapatan dari layanan OTT hanya sebesar US$41 miliar dan operator telekomunikasi mencapai US$458 miliar pada tahun 2010. Selanjutnya, pendapatan OTT tumbuh 1.720 persen menjadi US$753 miliar pada tahun 2021. Sementara itu, operator telekomunikasi memperoleh pendapatan sebesar US$702. miliar atau meningkat hanya 53 persen. “Operator telekomunikasi masih berada di jalur yang benar (on the road), tapi grafiknya tidak tumbuh mungkin 10 persen per tahun. Jadi, OTT sekarang yang jadi penguasa karena untung lebih banyak dari pelanggan. Ini mungkin sulit untuk ditinggalkan. , ” kata Sigit di Jakarta, Rabu 27 Desember 2023. Ia mengingatkan pemerintah Indonesia untuk membuat aturan tegas terkait OTT. Jika dibiarkan terlalu lama, kesenjangan pendapatan antara OTT dan operator telekomunikasi akan semakin lebar sehingga menjadikan industri ini tidak sehat. Kerjasama, OTT tidak bisa bekerja di dalam negeri. Namun, lanjutnya, skala tersebut bukan pilihan pemerintah. Perlu diingat, mereka (OTT) saat ini mampu meraup pendapatan jauh lebih besar dibandingkan keempat operator telekomunikasi tersebut. Padahal, OTT bisa dengan mudah beroperasi di dalam negeri karena peran operator telekomunikasi, jelasnya. Sigit menuturkan, dampak besar lain yang mungkin timbul akibat bisnis tidak sehat ini adalah operator telekomunikasi tidak bisa menggelar infrastruktur karena sudah tidak sanggup lagi menanggung beban yang begitu besar. Bebannya, mereka tidak bisa, “Infrastruktur tidak bisa otomatis lagi diinvestasikan. Ya, bukan operator telekomunikasi yang menderita, tapi kita masyarakat dan negara yang menderita,” tegasnya, namun Sigit menjelaskan, memang ada. Ada beberapa strategi yang bisa dilakukan agar OTT bisa mematuhi peraturan di Indonesia. Mulai dari yang aman sampai yang ekstrim. Yang paling ekstrem atau radikal ya blokir. Tapi opsi ini sulit dibiarkan. Ada juga filtering atau bandwidth. Jadi, misalnya kalau tidak mau (OTT). Untuk bekerjasama , analoginya, “Saluran pipanya diperkecil saja. Tapi, sekali lagi, itu tidak mudah,” kata Sigit. Kementerian Pendidikan Gratis, Komunikasi dan Informatika membuka workshop literasi digital kepada masyarakat, sesuai tujuan workshop online yang dilaksanakan pada Sabtu, 4 Mei 2024. literasi Edukasi mendalam kepada masyarakat Indonesia tentang pentingnya petdir.us.co.id 6 Mei 2024

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post IHSG Sepekan Turun 0,73%, Simak Daftar Top Gainers dan Losers pada 11-15 Maret 2024
Next post Model Amplop Lebaran Unik 2024, Bisa Buat Kejutan untuk Anak-anak