Kemensos Akan Dampingi ODGJ yang Hendak Mencoblos Saat Pemilu

Read Time:1 Minute, 54 Second

petdir.us, Jakarta – Sekretaris Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial Salahuddin Yahya mengatakan, 820 orang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dirawat di 31 balai milik Kementerian Sosial. .

Salahuddin menegaskan pihaknya akan memastikan seluruh ODGJ berhak menggunakan hak pilihnya pada pemilu 2024 sesuai ketentuan undang-undang.

Menurut dia, langkah awal yang akan dilakukan Kemensos adalah koordinasi bantuan Komisi Pemilihan Umum (GEC) kepada penerima manfaat dalam proses pemungutan suara di daerah pusat.

Kemensos akan lebih mengutamakan identifikasi lengkap tempat tinggalnya saat menerima layanan di balai, sehingga penerima manfaat tidak perlu kembali ke tempat tinggalnya untuk memilih selama masa layanan. Informasi mengenai penyandang gangguan jiwa yang lulus pemeriksaan dan dinyatakan layak mengikuti pemungutan suara akan dilaporkan ke KPU.

Salagudin juga menjelaskan, bagi ODGJ yang sudah selesai bertugas di pusat, selain memastikan identitas lengkap, pihak pusat juga akan berkoordinasi dengan KPU untuk mengidentifikasi tempat pemungutan suara (TPS) dimana ODGJ diperbolehkan memilih dengan pendampingnya. .

“Tentunya kami mohon untuk mempertimbangkan kemungkinan menghadirkan tenaga ahli ODGJ, termasuk kita para pekerja sosial yang ada di sana. Nanti nanti kita lihat siapa di antara mereka yang layak menggunakan hak pilihnya di jalan,” kata Salagudin. , lapor Antara.

Kementerian Sosial juga bertanggung jawab untuk menghadirkan calon-calon pilihan penerima manfaat pada pemilu mendatang. Pihaknya juga memastikan ODGJ yang mempunyai hak pilih adalah penerima manfaat yang kondisinya stabil dan rutin menjalani pengobatan.

Selain itu, Kementerian Sosial melalui kepala pusat melakukan kerja penjelasan dengan penerima manfaat setidaknya satu minggu sebelum pemilu. Kemensos menjamin kawan-kawan ODGJ tidak akan mempengaruhi pemilih dengan menandatangani kesepakatan penuh untuk menjaga netralitas.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta telah melatih petugas khusus untuk mendampingi penyandang disabilitas mental menggunakan hak pilihnya di TPS.

Soal penghalangan ODGJ, kami punya dua orang di Kelompok Penyelenggara Pemilu (KPPS) yang siap berperan sebagai pendamping, kata Kepala Bagian Teknis dan Organisasi KPU Jakarta Pusat Fitriani di Jakarta, Jumat, 5 Januari 2024. Antara.

Petugas ini hanya dapat bertugas jika pemilih memerlukan bantuan pengisian surat suara. Sebelum menerima bantuan, pemilih harus mengisi formulir bantuan terlebih dahulu.

“Harus mengisi formulir pendamping, dan pendamping bagi pemilih penyandang disabilitas juga bisa dari anggota keluarga atau calon pemilih,” tambah Fitri.

Pemilih berkebutuhan khusus juga bisa memilih jika terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (PSV) dan memiliki KTP elektronik. Jika tidak ada, Anda bisa menggunakan surat rekomendasi dari dokter jika Anda mau.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Jerome Polin Umumkan Waseda Boys Bubar, Kenapa?
Next post Dede Sunandar Didiagnosis Infeksi Paru-Paru, Awalnya Alami Batuk Pilek