Kala Lansia Jalin Pertemanan, Bantu Tingkatkan Kesehatan Fisik dan Mental Kakek Nenek

Read Time:3 Minute, 4 Second

petdir.us, Jakarta Memahami hubungan sosial yang kuat semakin penting bagi kesehatan manusia. Orang lanjut usia lebih cenderung terisolasi. Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa kesepian meningkat seiring bertambahnya usia dan berkurangnya jaringan sosial.

“Kesepian adalah salah satu masalah terbesar di kalangan orang lanjut usia dan berdampak besar pada kesehatan dan kesejahteraan,” kata Dr. Charlynn Ruan, psikolog klinis dan pendiri Thrive Psychology Group.

“Kehadiran teman merupakan salah satu faktor terbesar yang mempengaruhi kesehatan fisik dan mental di hari tua,” kata Ruan.

Pakar kesehatan lainnya juga mengatakan hal serupa. Dimana persahabatan sangat bermanfaat bagi kesejahteraan manusia.

“Persahabatan benar-benar membuat perbedaan dalam kesejahteraan kita,” Howard Pratt, DO, direktur medis bersertifikat di Community Health of South Florida, Inc.

Berikut adalah manfaat kesehatan dari bersosialisasi seiring bertambahnya usia. 1. Hidup lebih lama

Persahabatan yang kuat adalah tiket emas menuju umur panjang. Meta-analisis komprehensif tahun 2010 terhadap 148 penelitian berbeda menemukan bahwa ikatan sosial yang kuat meningkatkan peluang Anda untuk bertahan hidup sebesar 50%, yang berarti bahwa hubungan sosial membantu Anda hidup lebih lama.

Sebaliknya, kurangnya hubungan sosial mempunyai dampak sebaliknya. Penelitian menunjukkan bahwa kesepian dan isolasi sosial meningkatkan risiko kematian dini masing-masing sebesar 26% dan 29%.

“Persahabatan dan hubungan sosial tidak hanya baik untuk jiwa, tapi juga baik untuk kesehatan,” kata Neha Chaudhary, MD, psikiater di Rumah Sakit Umum Massachusetts dan kepala petugas medis di Modern Health.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Association for Psychological Science, kurangnya koneksi sosial dikaitkan dengan, misalnya, risiko penyakit yang lebih tinggi, termasuk kemungkinan 29% lebih tinggi terkena penyakit jantung dan 32% lebih tinggi terkena stroke.

Kesepian bahkan bisa membuat Anda lebih sering terkena flu. Penelitian lain yang diterbitkan dalam jurnal Perspectives on Psychology menunjukkan bahwa kurangnya koneksi sosial dapat meningkatkan kerentanan terhadap virus dan penyakit pernapasan, termasuk Covid-19.

“Interaksi teratur dengan teman membuat Anda tetap terlibat secara sosial, yang penting untuk kesehatan kognitif,” kata Niloufar Esmaeilpur, MSc, RCC, konselor klinis terdaftar di Lotus Therapy & Counseling Center di Vancouver.

Terlibat dalam aktivitas sosial dapat membantu menjaga pikiran tetap aktif dan mengurangi risiko penurunan kognitif, tambahnya.

Penelitian mendukung hubungan antara aktivitas sosial dan penanda kesehatan kognitif, seperti memori kerja, kemampuan visual dan spasial, kecepatan pemrosesan, dan fungsi eksekutif umum (seperangkat keterampilan yang mencakup hal-hal seperti perencanaan, pengendalian diri, dan mengikuti instruksi).

Kesepian memiliki efek yang sangat kuat pada fungsi otak sehingga penelitian selama 12 tahun terhadap orang dewasa yang lebih tua menemukan bahwa penurunan kognitif 20% lebih cepat terjadi pada orang yang melaporkan merasa kesepian.

Persahabatan bermanfaat bagi kesehatan emosional Anda dalam beberapa cara, termasuk menghilangkan stres, kata Esmaeilpour.

“Tertawa dan bersenang-senang bersama teman dapat mengurangi stres yang pada akhirnya berdampak positif bagi kesehatan fisik, seperti menurunkan tekanan darah,” ujarnya.

Teman juga memberikan dukungan emosional yang sangat penting untuk kesehatan mental.

“Seiring bertambahnya usia, Anda mungkin menghadapi tantangan, dan memiliki teman untuk berbagi kekhawatiran dan kegembiraan dapat menjadi sumber kenyamanan dan kekuatan,” tambah Esmaeilpour.

Selain itu, menurut Surgeon General, kesepian dikaitkan dengan peningkatan risiko kecemasan dan depresi. Tinjauan sistematis terhadap beberapa penelitian jangka panjang menemukan bahwa orang yang melaporkan merasa kesepian sering kali memiliki risiko dua kali lipat terkena depresi dibandingkan dengan mereka yang melaporkan tidak merasa kesepian atau tidak pernah merasa kesepian.

“Teman memberikan rasa memiliki dan tujuan, yang sangat penting di usia tua, ketika orang sudah pensiun dan memiliki lebih banyak waktu luang,” kata Esmaeilpour.

Memiliki rencana, alasan untuk bangun dan keluar rumah serta mematikan layar dapat menambah banyak kehidupan dan warna pada aktivitas sehari-hari Anda, terutama saat Anda tidak lagi bekerja.

Pratt mengatakan hubungan sosial sering kali merupakan representasi kolektif dari Anda dan nilai-nilai Anda.

“Terkadang koneksi dapat menjadi sarana bagi seseorang, dan terkadang koneksi dapat berfungsi untuk membuktikan pendapat Anda,” katanya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Nasida Ria Kolab Bareng JKT48 Bertemakan Ramadhan
Next post Libur Panjang, Manfaatkan Kartu Kredit MNC Bank