Jokowi Minta Kecepatan RS Dalam Melayani Pasien BPJS Kesehatan Ditingkatkan

Read Time:2 Minute, 3 Second

petdir.us, Jakarta Presiden Joko Widodo meminta institusi medis termasuk rumah sakit (RS) mempercepat pelayanan pasien. Ia berharap pasien yang terdaftar dalam program jaminan kesehatan nasional yang disediakan BPJS Kesehatan bisa mendapatkan pelayanan lebih cepat.

Yang terpenting tetap prioritas pelayanan dan kecepatan pelayanan (kepada pasien), kata Jokowi saat meninjau pelayanan kesehatan peserta JKN di Klaten, Jawa Tengah.

Pada Kamis, 31 Januari 2024, Soyeradzi mendatangi RSUD Tirtonegoro dan melihat pria bernama Jokowi masih menambah antrian pasien. Namun rata-rata pasien mengantri sekitar 25 menit untuk menerima layanan.

“Antriannya memang banyak, tapi kecepatan pelayanan rata-rata 20–25 menit. Saya kira (panjang antrian) masih dalam kondisi baik,” kata Jokowi dalam video yang diunggah ke YouTube Sekretariat Kabinet, Kamis. , 1 Februari 2024

Jumlah peserta JKN mencapai 267 juta orang. Tepatnya 267.311.566 peserta per 31 Desember 2023. Jumlah ini menjangkau lebih dari 95 persen penduduk Indonesia.

Menurut Jokowi, diperlukan upaya yang lebih besar untuk mencakup seluruh warga negara dengan layanan kesehatan.

“Anggota BPJS kesehatan sudah memiliki cakupan lebih dari 95 persen. Masih sedikit yang harus diselesaikan,” kata Jokowi yang didampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kepala BPJS Kesehatan Ali Gufran Mukti, dan Pj Gubernur Jawa Tengah. Nana Sujana dan Klaten Sri Mulyani sebagai bupati.

Jokowi berjanji akan meningkatkan kualitas pelayanan di rumah sakit. Diantaranya akan dilengkapi dengan peralatan kesehatan yang berkaitan dengan pengobatan penyakit jantung, kanker, dan stroke.

“Pemerintah akan menambah beberapa alat untuk meningkatkan kualitas pelayanan di rumah sakit,” kata Jokowi.

Perangkat ini diharapkan tersedia di layanan kesehatan, seperti rumah sakit, pada pertengahan tahun 2024.

“Pada pertengahan tahun 2024, peralatan yang masih kurang di banyak provinsi, penyakit jantung, kanker, stroke, semuanya akan dilengkapi dengan peralatan modern,” janji Jokowi.

Kehadiran JKN yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan membawa angin segar bagi masyarakat. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu khawatir dengan biaya jika sakit. Namun, Jokowi berpesan yang terpenting adalah tetap menjaga kesehatan. Kartu BPJS Kesehatan yang Anda miliki hanya untuk digunakan jika Anda sakit.

“Jadi yang utama adalah sehat. Jangan sakit. Nanti sakit karena punya BPJS,” kata pria 62 tahun itu.

“Panzenengan remen loh sik? Mboten tho (Bapak ibu suka sakit? Enggak, oke),” kata Jokowi saat berkunjung ke Blora, Jawa Tengah.

Jokowi berpesan agar masyarakat menjaga pola makan, termasuk membatasi lemak, gula, dan kolesterol, serta rutin berolahraga.

“Jaga pola makan, terutama yang berusia di atas 60 tahun. Jaga baik-baik kadar gula, kolesterol, jangan haus (makan gaji),” pesan Jokowi.

Ia mengingatkan kita untuk membatasi asupan gula sebanyak mungkin. Misalnya saat membuat teh, sebaiknya jangan menggunakan gula.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post 4 Tips Jitu Bikin Konten Ngabuburit dan Buka Puasa Makin Kece Badai Pakai HP
Next post Thomas Tuchel Waspadai Keganasan Bellingham