Gerak Cepat Atasi Masalah Pertanian, Pj Gubernur Jateng Apresiasi Kinerja Mentan

Read Time:1 Minute, 40 Second

petdir.us Jakarta Penjabat Gubernur (Pj) Jawa Tengah, Nana Sudjana mengucapkan terima kasih atas langkah cepat yang dilakukan Menteri Pertanian dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi petani. Ia juga mengatakan, petani saat ini menghadapi tantangan besar, seperti dampak perubahan iklim.

“Kita salut sama dia dan tahun 2023 ini kita akan menghadapi kemarau panjang yang sangat panjang,” ujarnya pada seruan peringatan Divisi Alsintan di Lapangan Pawai Kudam IV/Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (23/42024).

Nene menjelaskan, “Sekarang Menteri mengambil langkah cepat untuk menaikkan indeks pertanian melalui program Divisi Alsintan dan ini merupakan solusi cepat atas permasalahan yang dihadapi petani.”

Ia juga menjelaskan, bantuan Kementerian Pertanian sangat bermanfaat bagi petani. Nana pun yakin produksi pertanian di Jawa Tengah akan meningkat.

“Saya optimistis Jateng bisa melanjutkan tren peningkatan produksi padi pada tahun 2024, apalagi Jateng mempunyai potensi sawah tadah 267.720 dunam dengan IP sawah 100 yang mampu menghasilkan 9,08 juta ton.” kata Nana.

Oleh karena itu, kami berharap seluruh pihak baik pemerintah daerah, TNI, serta dengan dukungan kepolisian dan instansi lainnya dapat lebih fokus dan bekerja sama dalam peningkatan produksi pangan di Jateng, jelasnya.

Menteri Pertanian Andy Imran Sillman memberikan imbauan kepada Dinas Pertanian Provinsi Jawa Tengah (Elsintan). Tujuan dari apel adalah untuk meningkatkan luas budidaya dan produksi tanaman melalui kegiatan pemompaan.

Kegiatan utama divisi Elcintan adalah pemompaan yang akan difokuskan pada lahan sawah dengan indeks hasil rendah dengan sumber air yang cukup sepanjang tahun.

Imran juga meyakini aksi pemompaan yang digagas Kementerian Pertanian mampu meningkatkan produksi beras nasional secara signifikan.

“Pemompaan ini kita targetkan bisa menyuplai beras minimal 1,2 juta ton, minimal dan mudah-mudahan bisa mencapai 1,5 juta ton. Oleh karena itu, dalam tiga tahun kita berharap bisa mandiri lagi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Amaran juga memuji peran dan kerja sama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam meningkatkan produksi pangan.

“Untungnya Jateng luar biasa terintegrasi, jadi kita berikan dukungan langsung 100%, tidak perlu bertahap,” ujarnya.

Sebagai informasi, Kementerian Pertanian akan memberikan 4.000 unit pompa ke 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

(*)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Menkominfo Pastikan Starlink tak Bakal Rusak Ekosistem PJI Lokal
Next post Ada Kejutan untuk Pengguna Telkomsel dan IndiHome