Gaji Megawati Hangestri Tembus Rp2,4 Miliar per Musim, Gaya Fesyennya Tidak Pernah Bermewah-mewah

Read Time:3 Minute, 49 Second

petdir.us, Jakarta – Pemain bola voli Megawati Hangestri dipastikan melanjutkan kariernya di Korea Selatan setelah memperpanjang kontrak dengan klubnya saat ini, Red Sparks. Keputusan perpanjangan kontrak disambut baik oleh para penggemar atlet asal Jember, Jawa Timur tersebut.

Dalam unggahan Instagramnya, Rabu 1 Mei 2024, klub voli Daejon mengumumkan perpanjangan kontrak Megawati. “Tolong berikan banyak dukungan kepada Megawati,” bunyi pernyataan itu.

Berdasarkan laporan Sport Times via Naver yang dikutip Rabu, Megawati telah menandatangani perpanjangan kontrak yang disertai kenaikan gaji. Musim lalu, atlet berusia 24 tahun ini mendapat 100 ribu dollar AS, sedangkan musim 2024/2025 pemain yang beberapa kali dinobatkan sebagai MVP itu akan mendapat 150 ribu dollar AS (sekitar Rp 2,4 miliar).

Meski memiliki penghasilan yang melimpah, gaya berbusana Megawati tak pernah berlebihan. Dalam sederet postingan di Instagramnya, ia cenderung memilih gaya kasual dengan sneakers sebagai fashion item utamanya. Megawati bahkan tak segan-segan berulang kali membagikan fotonya dengan sepasang sepatu tersebut.

Ia beberapa kali terlihat mengenakan sandal Crocs, baik model klasik maupun slip on. Keduanya dibanderol kurang dari Rp 1 juta, tepatnya Rp 999 ribu dan Rp 659 ribu, menurut situs mereknya.

Dalam beberapa foto, Megawati juga terlihat memadukan outfit kasual berwarna netral dengan sneakers Converse Chuck 70 low-top. “Chuck 70 dibuat dari desain asli dengan perhatian terhadap detail yang luar biasa. Bahan kanvas premium, detail patch Chuck sintetis, pita karet arsip, dan bantalan ekstra menjadikannya Chuck 70,” kata merek tersebut di situs resminya, dengan mencantumkan harganya. produknya seharga Rp 999 ribu.

Megawati juga berbagi foto mengenakan seragam klubnya yang dipadukan dengan Nike Dunk Low, rangkaian “sepatu kets sejuta umat”, menurut netizen Korea Selatan. Produk ini dideskripsikan sebagai “ikon bola basket tahun 80-an yang dihadirkan kembali dengan hasil akhir mengkilap yang sempurna dan warna-warna klasik.”

“Dengan desain melingkarnya yang ikonik, Nike Dunk Low menghadirkan gaya vintage tahun 80-an kembali ke jalanan, sementara bantalannya yang lembut dan berpotongan rendah memungkinkan Anda membawa ‘permainan’ Anda ke mana pun dengan nyaman,” kata merek tersebut di situs webnya.

Harga sepatunya Rp 1,5 juta, tapi stoknya habis. Alih-alih mahal, Megawati nampaknya memilih aksesoris fesyen elegan yang sesuai dengan gaya santainya. Salah satu ikonnya adalah tas puffer yang sedang menjadi tren baik di Korea Selatan maupun Indonesia.

Ada pula beberapa tas yang dilempar Charles dan Keith ke dalam kotak koleksi Megawati. Salah satunya adalah Micaela Padded Card Holder. Aksesori ini dibanderol dengan harga 55 euro (sekitar Rp 954 ribu).

Megawati juga membawa tas, masih dari Charles & Keith, dari lini Dancer Tweed Drawstring Bucket Bag. Di situsnya, merek tersebut menulis bahwa aksesori tersebut cocok untuk kehidupan sehari-hari. “Dengan tali rantai yang dikepang untuk tampilan ultra-elegan, desain menakjubkan ini dilengkapi sentuhan akhir wol untuk menambahkan faktor kemewahan bahkan pada tampilan paling sederhana sekalipun,” kata mereka.

“Kenakan dengan celana lurus dan blus turtleneck untuk tampilan yang elegan. Hiasi dengan sandal bertali”, rekomendasikan merek tersebut dalam padu padan. Tas tersebut dibanderol dengan harga 639 dolar Hong Kong (sekitar Rp 1,3 juta).

Secara profesional, perjalanan Megawati di musim debutnya bersama Red Sparks menyuguhkan kisah perjuangan yang mengharukan. Ia menduduki peringkat ke-7 sebagai top skorer kompetisi dan membantu tim lolos ke babak playoff untuk pertama kalinya sejak 2016/2017, lapor saluran Bola petdir.us, 20 April 2024.

Di balik prestasi tersebut, Megawati mengaku ingin pulang kampung karena rindu kampung halaman. “Saat saya ke Korea Selatan, saya tidak takut gagal, saya hanya berpikir bagaimana jika saya gagal. Agen mengatakan semuanya akan baik-baik saja untuk tahun pertama. sampai menitikkan air mata, hampir mau pulang karena ini pertama kalinya saya bermain di sana,” kata Megawati dalam jumpa pers Bola Voli Asyik di Hotel Mulia, Jakarta, pada 19 April 2024.

Megawati melanjutkan, “Aku pernah ke Asia Tenggara, tapi belum ke Asia. Tapi aku ingat ibu di rumah. Ibu izin dan berkorban. Kalau pulang tidak membawa apa-apa, begitulah rasanya. Jadi, aku ingin bangga dan patuh pada pelatihku, meski aku lelah.”

“Saya tidak mau menyerah karena saya tahu prosesnya, tapi saya harus melalui proses yang sulit untuk bisa sukses,” tambahnya.

Pelatih dan rekan setim Red Sparks pun berupaya membantu Megawati mengatasi rasa rindu kampung halamannya. Mereka kerap mengajak makan di restoran Asia Tenggara dan berfoto bersama di photo booth.

“Terkadang saat Mega merasa lelah di Korea atau kangen dengan suasana di Indonesia, kami sering mengunjungi restoran-restoran Asia Tenggara,” kata pelatih Red Sparks Ko Hee Jin. “Kami juga rutin melakukan photo booth untuk mengubah perasaannya.

Saat itu, Megawati memperkuat laga eksibisi Red Sparks for the Fun Volleyball melawan Indonesia All Star di Jakarta pada 20 April 2024. Setelah itu, ia mengikuti Pro League 2024 bersama BIN Jakarta.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Mengukur Kemampuan Bahasa Inggris Kini Semakin Mudah
Next post Cara Mudah Mengosongkan Google Drive, Pertama Temukan Sumber Memori yang Penuh