Dampak Sering Nahan Pipis, Anyang-anyangan Hingga Infeksi Saluran Kemih

Read Time:1 Minute, 31 Second

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Sering menunda buang air kecil? Jika ya, sebaiknya Anda mengubah kebiasaan ini. Menurut dr Rizka Zeinuddin dari Rumah Sakit Penyakit Menular Sullyanti Saroso, keinginan untuk buang air kecil seringkali menimbulkan konsekuensi kesehatan seperti inkontinensia urin, jadi sebaiknya jangan berhenti terlalu cepat.

Rizka Ayang-Anyangan atau Disuria adalah rasa panas setelah buang air kecil, seperti sembelit. Nah, kalau terlalu sering, bisa timbul batu dan batu di saluran kemih, ujarnya dalam program Kementerian Kesehatan. Sering nelpon toilet? Ini yang jadinya! Rabu (17/4/2024).

Organ yang sering terkena retensi urin antara lain ginjal dan ureter, ujarnya. “Kemudian akibat yang ketiga bisa infeksi. Teman sehat. Jadi infeksi itu menyebabkan penumpukan bakteri sehingga menyebabkan proses peradangan.

Ia menjelaskan, infeksi saluran kemih dapat menyerang organ seperti ginjal, kandung kemih, dan ureter. Selama infeksi, bakteri berkoloni dan masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan peradangan.

“Proses peradangannya bisa terjadi secara lokal, terlokalisasi di organ tetangga, dan jika sangat parah, tumor bisa menyebar secara alami, sehingga bisa menyebar ke seluruh tubuh.”

Urin yang tidak terbuang akan menimbulkan sisa urin yang dapat dipenuhi koloni bakteri. Akibat yang keempat dari dokter adalah inkontinensia urin, yaitu ketidakmampuan menahan kencing akibat sering buang air kecil.

Kandung kemih terdiri dari otot dan saraf yang berkontraksi saat Anda menahan kencing. Jika otot-otot ini terlalu sering diregangkan, elastisitasnya menurun dan kemampuannya menahan kencing menurun.

“Jadi kecenderungannya kalau mau ke kamar mandi, ngompol. Maka dari itu, sebelum kita mau mengeluarkannya, urine sudah keluar dengan sendirinya. Dan hal ini menyebabkan impotensi. .

Normalnya, ukuran kandung kemih seseorang adalah 300 hingga 500 cc. Saat kandung kemih sudah penuh, saraf dan otot segera mengirimkan sinyal ke otak untuk mengeluarkan isinya, ujarnya.

Penting untuk sering buang air kecil karena racun yang perlu dikeluarkan dari tubuh kita berbahaya jika dibiarkan menumpuk. Idealnya, kata Rizka, menulis setiap tiga hingga lima jam.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Dua Produser Pick Me Trip in Bali Dideportasi Pihak Imigrasi, Hyoyeon SNSD dkk Sudah Pulang ke Korea
Next post Moody’s Pertahankan Rating Kredit Indonesia: Negara Layak Investasi