BRI Microfinance Outlook 2024 Kembali Digelar, Siap Bahas Strategi Perkuat Inklusi Keuangan Ekonomi Berkelanjutan

Read Time:1 Minute, 59 Second

petdir.us, Jakarta BRI Microfinance Outlook 2024 merupakan acara yang diselenggarakan oleh PT. Pada tanggal 7 Maret 2024, Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Outlook Keuangan Mikro BRI ini membahas tentang strategi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan dengan mengoptimalkan peran UMKM sebagai mesin pertumbuhan ekonomi sehingga mengurangi ketimpangan pendapatan dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan.

Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan tema BRI Microfinance Outlook 2024 adalah Penguatan Strategi Inklusi Keuangan: Peran Microfinance dalam Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan dan Inklusif yang berkomitmen untuk diusung BRI sebagai bank dengan portofolio UMKM terbesar di Indonesia. . pertumbuhan ekonomi.

BRI Microfinance Outlook 2024 merupakan acara tahunan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang bertujuan untuk membahas peran UMKM sebagai sumber pertumbuhan ekonomi inklusif. Inisiatif ini dirancang sebagai kegiatan simposium yang terdiri dari dua sesi diskusi dan presentasi oleh pembicara dari kalangan spesialis, profesional, dan pemerintahan.

Acara tersebut rencananya akan dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo*, Menteri BUMN Eric Thohir*, Menteri Keuangan Bapak Mulyani, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Bappenas Amalia Adininggar Vidyastuti selaku Suku Dinas Urusan Ekonomi. Juga Direktur Utama BRI Sunarso dan Direktur Bisnis Mikro BRI Sirih. [*Tahap konfirmasi]

Lebih lanjut, acara tersebut juga dihadiri oleh para pakar ekonomi global, antara lain Mayada El-Zoghibi, Director General KIT Knowledge Unit, Jiro Tominaga, ADB Country Director untuk Indonesia, dan Beatriz Armendariz, Research Affiliate di University of Harvard. 

BRI Microfinance Outlook 2024 tahun ini mengangkat tema terkait inklusi keuangan, karena Indonesia telah masuk dalam kategori negara berpendapatan menengah selama tiga dekade terakhir, sejak tahun 1993. Gill & Kharas (2007) menyebut kondisi ini sebagai negara berpendapatan menengah (middle income), yaitu situasi dimana suatu negara tetap berada pada kelas berpendapatan menengah dalam jangka waktu yang lama dan tidak mampu maju ke negara berpendapatan tinggi.

Sunarso mengungkapkan terdapat beberapa tantangan dalam pembangunan, salah satunya adalah inklusi keuangan dalam rangka percepatan pertumbuhan. Karena perannya yang penting dalam inklusi keuangan, BRI bertujuan untuk menjadi “grup perbankan paling bernilai di Asia Tenggara dan pelopor inklusi keuangan” pada tahun 2025. 

BRI mempunyai salah satu visi “Juara Inklusi Keuangan”, karena perusahaan melihat pentingnya peningkatan inklusi keuangan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). tahun,” katanya.

Dalam visi tersebut BRI sebagai grup perbankan berupaya menjadi organisasi jasa keuangan yang berperan dalam menciptakan dan memperluas nilai bagi seluruh lapisan masyarakat. Penciptaan nilai tidak hanya terjadi dalam perspektif ekonomi, namun juga dalam bentuk kontribusi sosial terhadap lingkungan.

 

(*)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Dapatkan Link Live Streaming Liga Inggris Manchester City vs Aston Villa, Segera Tayang di Vidio
Next post Cara Hebat Ketiga Fasilitas Kesehatan Ini Tangani Diabetes