Bendungan Lolak di Sulawesi Utara Usung Konsep Sekaligus Manfaat Berkelanjutan

Read Time:1 Minute, 41 Second

MANADO – Jika melihat visi dan misi pemerintah dalam pembangunan berkelanjutan, maka pengelolaan sumber daya air menjadi salah satu prioritasnya. Pembangunan bendungan seperti Bendungan Lolak merupakan cerminan nyata dari komitmen ini.

Pada peresmian Presiden Joko Widodo baru-baru ini, Direktur PT Indra Karya (Persero) Gok Ari Khoso mengatakan, pembangunan Siamora Lolak merupakan salah satu komitmen pihaknya untuk menjaga dan meningkatkan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya air secara berkelanjutan. untuk komunitas.

Pemerintah bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup warga dan melindungi lingkungan melalui penggunaan dan pemanfaatan sumber daya air yang tepat.

“Sebagai salah satu perusahaan konsultan konstruksi Pengembangan Sumber Daya Air (SDA), Indra Kariya berkomitmen untuk berkontribusi dalam pengelolaan sumber daya air dan peningkatan proyek,” kata Gok Ari.

Penyelesaian Bendungan Lolak merupakan salah satu tindakan nyata Indra Kariya untuk memenuhi kebutuhan air jangka panjang masyarakat khususnya masyarakat Sulut, terutama pada musim kemarau dan sumber air, lanjutnya. untuk persediaan irigasi.

General Manager Departemen Teknik I Yuli Astuti yang turut hadir dalam peresmian Bendungan Lolak mengatakan, bendungan di kawasan Bolaan Mongondov ini tidak hanya mengedepankan kualitas, namun juga memperhatikan implementasinya. tentang kesehatan dan keselamatan kerja (K3).

“Pembangunan bendungan yang baik tidak hanya dilihat dari kualitas dan hasil yang baik, tapi juga bisa ‘zero crash’,” kata Yuli.

Bendungan Lolak tercatat sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) dan merupakan salah satu prestasi PT Indra Karya (Persero). Bendungan tersebut tidak hanya memiliki struktur fisik yang indah dan mengesankan, namun juga memberikan berbagai manfaat bagi masyarakat Sulawesi Utara dan sekitarnya.

Salah satu keuntungan utamanya adalah menjamin pasokan air yang stabil, terutama pada musim kemarau, dan memperkuat sistem irigasi di lebih dari 2000 hektar lahan pertanian. Karena kapasitasnya yang besar, Bendungan Lolak menjadi sumber air baku yang penting bagi kebutuhan domestik dan industri di sekitarnya.

Dengan luas waduk 97,5 hektar dan kapasitas tampung air 16,1 juta meter kubik, Bendungan Lolak tidak hanya mengalirkan air irigasi ke 2.214 hektar lahan pertanian, tapi juga menyuplai air baku hingga 500 liter. Kedua. Kapasitas pembangkit listriknya mencapai 2,43 megawatt dan memberikan kontribusi signifikan dalam memenuhi kebutuhan energi masyarakat lokal.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Cek Daftar Lokasi 22 Sekolah Kedinasan Kemenhub, Ada Wilayahmu?
Next post PB PASI Kirim 30 Atlet Berlatih ke Jamaika